Senin, 26 Oktober 2009

All About Dream

Diposting oleh Esti Pratiwi di 8:57 PM
* LIMA *

Saat jam pelajaran ibu guru kiler, Alice melamun karena memikirkan kerjaannya. Dia tidak diperbolehkan mengundarkan diri oleh ayahnya sampai masa kontraknya habis. Dia benar-benar tidak yakin apakah dia bisa bekerja seperti biasa pasca putusnya dia dengan Reza.
"Alice!!!" teriak sang guru kiler
tersentak Alice kaget karena mendengar suara keras didepannya.
"kaget tahu." balas Alice yang belum mengetahui bahwa yang teriak adalah gurunya.
"oh, berani sekali ya anak pengacara.!!" kata guru kilernya
"eh maaf ,bu. Saya kira siapa. hehehe" jawab Alice
"Sekarang kamu keluar sampai bel istirahat berbunyi."
"tapi ,bu."
"tidak ada tapi-tapian buat kamu. Keluar sekarang." Teriak gurunya itu
"huh.ngeselin banget nih guru." Kata dalam hatinya.
Setelah pulang dari sekolah Alice buru-buru pulang dan lekas ganti baju untuk kekantornya dibilangan Jakarta Selatan. Diperjalanan dia benar-benar tidak fokus menyetir mobilnya. Terlalu banyak pikiran yang ada di otaknya saat ini. Sesampainya di kantor Alice langsung menuju meja kerjanya yang sudah banyak tumpukan file-file kerjaannya.
"huh,,, selalu seperi ini." keluhnya.
"hai, lice!! Baru datang ??" tanya Rika sahabat kerjanya.
"iya nih, baru juga datang kerja udah numpuk aja nih."
"ya salah sendiri kenapa waktu ngelamar kerja lo ngajuin diri jadi Ass.Manager ???"
"ya waktu itu gw kira enak kerjaannya santai ternyata, huh."
"ya udah jalanin aja. oh ya dengar-dengar lo pengen ngundurin diri ya ??" tanya Rika
"loh, lo tau dari mana ??? sepertiya gw belum cerita sama lo." heran Alice
"gw kan punya indra keenam." jawab Rika
"apa indra keenam lo ?? gigi lo ???" canda Alice
"loh kok gigi gw ?? jangan gitu dong gigi gw kan udah rapi karena gw bahel. hahaha"
"lucu ya ?? hahaha. Pengen ketawa."
"hai ,lice! apa kabar ??" tanya Reza yang sedang melintas didepan bilik tempat kerjanya Alice.
"eh, za. Baik-baik saja kok. kamu apa kabar ??" tanya Alice
"wah, nanti ada CLBK lagi." canda rika kepada kedua sahabatnya.
"apa-apaam sih lo ,rik. ga lucu tahu." kesal Alice
"hehe" tertawa kecil dari Reza mencairkan suasana
"lice, aku pengen bicara sesuatu sama kamu. Bisa atau kamu masih banyak kerjaan ??"
"em, sebenarnya sih aku juga baru datang dan kerjaan numpuk jadi gimana kalau nanti pulang aja. Ya ketemuan dimana gitu atau tempat biasa." jawab Alice
"ya udah deh. Aku tunggu kamu saja sampai pulang."
"loh kok nungguin aku. Kamu pulang saja dulu kerumah nanti sekitar jam 5 kamu balik lagi."
"udah tidak kenapa-kenapa kok. Aku juga pengen main-main saja sama anak-anak."
"ya aku sih ga maksa kalau kamu tetap ingin disini."
"oke. Selamat bekerja."
Alice sedikit kebingungan dan dia mencoba menerka-nerka apa yang ingin dibicarankan oleh Reza kapadanya. Secara tiba-tiba jantungnya berdegup dengan cepat seperti ingin keluar dari dalam tubuhnya. Pada pulang kantor dengan muka lesu karena benar-benar sibuk harus mengerjakan pekerjaan yang deadline semua.
"sudah pulang ??" tanya Reza
"to the point saja deh. Aku lagi capai banget." seru Alice
"iya iya. Glak banget."
"ehm." jawab dengan judes sekali.
"kenapa sih kok kamu ingin mengundurkan diri dari kantor ini ???"
"ehm,, tahu dari mana kamu ??? sepertinya aku belum cerita tentang masalah ini sama kamu deh." dengan memasang muka lesu dengan kebingungan
"hahaha,,, tahu dari Sherry."
"ih, tuh anak ember bocor banget sih." kesal Alice
"kok belum dijawab ??" protes Reza terhadap Alice
"sebenarnya aku sedikit risih atau masih ada perasaan yang masih ada gitu ke kamu jadi aku takut karena kita satu kantor pikiran aku kemana-mana. Takutnya aku jadi tidak fokus dengan kerjaan aku sendiri."
"oh karena masalah itu. Perasaan yang masih ada ??? maksud kamu itu apa dengan kata-kata itu ??"
"jujur aku masih sayang sama kamu tapi aku juga tahu itu sudag tidak mungkin lagi jadi ya, sudahlah lupakan saja."
dengan senyum lebar yang diperlihatkan Reza kepada Alice yang terlihat lesu dan seperti mau pingsan saja.
"karena aku yakin pemikiran kamu itu dewasa jadi aku harap dengan masalah kecil ini kamu tidak memikirkan hal-hal mau mengundurkan diri lagi."
"iya. Papa juga tidak mengizinkan kalau aku mengundurkan diri."
"lalu mau jadi model ??"
"ih apa-apaan sih kamu tuh ,za. Ga lucu tau."
"siapa yang ngelawak ga ada yang ngelawak kok. Aku harap kita bisa menjadi sahabat yang baik dan tidak akan ada lagi perasaan seperti ini lagi. oke." seru Reza
next part 6

0 komentar:

 

Esti's Blog Copyright © 2009 Baby Shop is Designed by Ipietoon Sponsored by Emocutez