* sebelas *
Alice masih terpuruk akan kegagalannya, tetapi semakin berjalannya waktu, dia pun belajar untuk bangkit dari keterpurukannya.Belajar menjadi seseorang yang tegar dan kuat menghadapi cobaan.
Rose, sang mama pun membantu alice untuk bangkit. Rose memang sangat sedih dan rapuh ketika melihat anaknya shock dan mengalami putus asa yang terbilang parah.
Saat ini alice sudah pulih, dan sudah bisa menerima dengan ikhlas. Alice pun mempunyai semangat lagi untuk bisa menggapai impiannya. Alice pun mencari casting demi casting untuk mencoba peruntungan menjadi artis.
Awalnya keluarga alice takut bila alice mencoba casting lagi, takut apabila nanti alice kembali mengalami putus asa yang berat, tetapi alice mencoba meyakinkan keluarganya bahwa dia adalah alice yang kuat, tegar, dan belajar menerima sesuatu dengan ikhlas.
Sudah banyak casting-casting yang telah alice ikuti, tetapi belum ada yang menerima alice untuk bisa menjadi artis. alice berpikir untuk mundur dari mimpinya setelah ia mencoba untuk terakhirnya kalinya dia casting. Alice mencoba untuk terakhir kalinya untuk mencoba casting. Segala kemampuannya dia keluarkan semaksimal mungkin. Pengumumannya pun harus ditunggu sekitar semingguan lagi. Alice menunggu pengumuman dengan harap-harap cemas.
Waktu pengumuman pun tiba, perasaan alice semakin tak menentu, pengumumannya pun melalui surat yang diantarkan ke rumah.
"non, ini ada surat buat ,non" kata bibi inah yang membantu dirumah alice
"terima kasih ya ,bi" kata alice
Alice pun tegang saat ingin membuka surat yang diberikan bibi inah tadi.
"ha? ini serius ? bukan mimpi ?" respon alice ketika membaca isi surat
rose, sang mama pun tiba-tiba terkejut saat mendengar suara alice, rose pun berlari ke arah alice.
"ada apa ,lice ? kenapa kamu teriak begitu ?" tanya rose panik
"aku dapet surat dari agency yang kemarin aku ikut casting ,ma." seru alice
"lalu, isinya apa ? isi suratnya apa ,lice ?" rose tak sabar ingin mengetahui isi surat itu yang mungkin bisa saja membuat anaknya putus asa kembali.
"mama, pasti ga nyangka deh. hahaha sini mama aku kasih tanda tangan." canda alice yang membuat rose bingung
"maksud kamu apa sih ,lice ? kok jadi tanda tangan ? mama kan ingin tau isi suratnya apa bukan tanda tangan!"
"haha, masa mama ga ngerti maksud aku ? sebelum aku jadi artis yang terkenal, aku harus kasih mama tanda tangan aku dulu. hehehe"
"maksudnya ? kamu diterima ,lice ? serius kamu ?" tanya mama dengan rasa tak menyangka
"iya dong ,ma. Hebat kan alice. hahaha" bangga alice
"selamat ya ,lice. Mama seneng liat kamu bisa mewujudkan impianmu." dengan mengecup kening anaknya
"iya ,ma. Ini semua juga karena dukungan mama, aku bisa diterima." dengan senyuman yang indah
"iya ,darling. Selamat ya sekali lagi."
"iya ,mama"
Jumat, 15 Oktober 2010
Langganan:
Postingan (Atom)
